Proses formulasi kebijakan Diskopindag Lumajang dalam pengembangan program pasar komunitas di Huntap Semeru
Kata Kunci:
Kebijakan, Formulasi, DISKOPINDAG, Pasar KomunitasAbstrak
Erupsi gunung semeru menyebabkan masyarakat sekitar semeru kehilangan tempat tinggal dan menyebabkan korban jiwa, masyarakat yang terkena dampaknya di relokasikan ke Huntap Semeru di Sumbermujur. Disana masyarakat mendapatkan tantangan baru yakni kesulitan dalam mencari sumber kehidupan. Dalam mengatasi permasalahan ini masyarakat bersama berbagai pihak membentuk pasar komunitas. Pada proses pengembangannya, program ini di dukung oleh berbagai pihak salah satunya yakni DISKOPINDAG melalui formulasi kebijakan dalam mengembangkan pasar komunitas. Tujuan penelitian untuk mengetahui proses formulasi kebijakan oleh Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lumajang dalam pengembangan program pasar komunitas keluarga baruku di Huntap Semeru. Metode menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menjelaskan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lumajang dalam proses pembentukan kebijakan menggunakan pendekatan partisipatif, kolaboratif dan terintegrsi dengan berbagai pihak meliputi perangkat daerah, perguruan tinggi, komunitas dan dunia usaha dalam mengembangkan program pasar komunitas keluarga baruku di Huntap Semeru. Identifikasi masalah dilakukan melalui focus group discussion yang melibatkan masyarakat Huntap Semeru agar kebijakan sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat Huntap Semeru yang kemudian diintegrasikan dengan dokumen perencanaan daerah, tetapi dalam prosesnya terdapat berbagai macam tantangan, maka dari itu perlu adanya sinergi yang kuat dari berbagai pihak untuk mengembangkan program pasar komunitas keluarga baruku diHuntap Semeru.






